Real Madrid Resmi datangkan Bomber Muda Brazil


Namun demikian, Los Blancos baru akan resmi mendapatkannya pada musim panas juli 2018 mendatang, hal tersebut tak lain karena aturan regulasi perekrutan pemain muda dari FIFA. Bahkan, Real Madrid juga sempat berencana untuk membawanya ke bernabeu pada tahun 2019.

Real Madrid Resmi datangkan Bomber Muda Brazil

Real Madrid langsung melakukan gebrakan di bursa transfer musim panas tahun ini, tapi mereka tidak mendatangkan pemain bintang berkelas dan berpengalaman, melainkan seorang bomber muda yang dinilai memiliki potensi untuk menjadi bintang besar di masa mendatang, sosok tersebut adalah Youngster Brazil yang bermain untuk Flamengo, Vinicius Junior.

Sebagai informasi, pemain tersebut masih berusia 16 tahun, dan faktanya baru mencatatkan satu caps di level professional bersama dengan Flamengo pada musim ini, tepatnya saat klubnya bermain imbang 1-1 kontra Atletico Mineiro pada 13 Mei lalu.. Kendati demikian, Vinicius tampil impresif ketika membela timnas Brasil di level junior, ia menjadi top scorer dengan perolehan tujuh gol saat membawa negaranya memenangkan kejuaraan Piala Amerika Selatan U-17 Maret lalu.

Sejak saat itu sang pemain mulai menarik perhatian Real Madrid, meski talentanya belum terbukti sejauh ini. Vinicius sebenarnya baru saja memperpanjang kontraknya denga Flamengo pekan lalu, kontrak baru tesebut membuat klausul pelepasannya menjadi lebih besar, dari 30 Juta Euro menjadi 45 Juta Euro.

Hanya saja, Real Madrid baru akan mendaratkan sang pemain ke Santiago bernabeu pada bursa transfer musim panas tahu 2018 mendatang, atau tepatnya saat usia yang bersangkutan sudah 18 tahun, mengingat aturan regulasi transfer pemain muda yang begitu ketat.

Adapun pembelian yang terlalu dini ini dilakukan Real Madrid demi menghindari adanya persaingan dengan sejumlah raksasa Eropa di masa mendatang. Mereka tidak ingin mengulang kesalahan seperti saat tertarik pada Neymar ketika masih bermain di Santos, yang mana bintang Brazil tersebut pada akhirnya justru lebih memilih bergabung dengan Real madrid.



Spalletti Mengaku Tak Tahu Keputusan Francesco Totti


Sang manajer berharap agar Legenda Klub tersebut segera mengumumkan apa yang menjadi keputusannya terkait masa depan, tapi Spalletti juga tidak mau memikirkan hal lain, selain partai pamungkas melawan Genoa yang akan sangat krusial dalam membawa klub bermain di ajang champions League musim depan.

Spalletti Mengaku Tak Tahu Keputusan Francesco Totti

Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti belum lama ini diminta untuk membocorkan apa yang menjadi keputusan legenda hidup gialorossi, Francesco Totti mengenai masa depannya. Tapi siapa sangka, ternyata sang manajer mengaku sama sekali tidak tahu menahu soal masa depan ‘Raja Roma’ tersebut.

Totti yang kini sudah berusia 41 tahun memang dipercaya akan gantung sepatu alias pensiun pada musim panas mendatang. Sejumlah indikasi mengenai hal tersebut sudah bermunculan sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan, Presiden Klub, juga sempat mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan jabatan sebagai direktur teknik kepada Totti untuk diperankan musim depan, jika memang sang legenda memilih gantung sepatu.

Sayangnya, di satu sisi, Totti belum juga mengumumkan atau sekedar mengkonfirmasi keputusannya tersebut. Hal inilah yang memunculkan keraguan di hati para fans Roma, karena bagaimanapun Totti yang hanya membela Roma sepanjang karirnya, adalah salah satu panutan dan idola mereka selama ini.

Menurut informasi yang terdengar, lebih dari 60 Ribu fans Roma akan memenuhi tribun Stadio Olimpico untuk mengucap salam perpisahan kepada sang kapten dalam laga melawan Genoa akhir pekan ini. Hanya saja, Pelatih Luciano Spalletti tidak bisa memberikan garansi, apakah yang bersangkutan benar akan pensiun atau tidak.

“Tidak ada pikiran selain menatap laga Roma lawan Genoa untuk saat ini, dan saya tak tahu apakah nanti memang akan benar-benar menjadi perpisahan Totti,”

“Ia harus mengatakan apa yang menjadi rencananya dan saya sejujurnya tak tahu apa yang dipikirkannya saat ini. Jelasnya, saat pertandingan nanti, ia punya kesempatan untuk membantu rekan-rekannya memastikan tiket menuju babak grup Liga Champions musim depan.” ungkap sang pelatih kepada Gazzetta dello Sport.



Sir Alex Ferguson Turut Bersimpati untuk Wenger


Menurut pelatih legendaris Manchester United tersebut, situasi yang dialami Wenger saat ini membuat para Suporter harus mengenang kembali apa yang telah dilakukan pelatih asal Prancis terhadap klub sejak dulu. Lagipula, pemecatan secara otomatis tidak akan mendatangkan kesuksesan bagi Fergie.

Sir Alex Ferguson Turut Bersimpati untuk Wenger

Situasi dan tekanan yang dialami Manajer Arsenal, Arsene Wenger saat ini bisa dikatakan berada di titik terendah. Bagaimana tidak? Untuk pertama kalinya dalam 21 tahun, klub gagal finish di empat besar klasemen Premier League. Terkait dengan situasi tersebut, mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, turut bersimpati kepada koleganya itu.

Memang, gelombang demo pemecatan Arsene Wenger dari kursi pelatih Arsenal memang beberapa kali digemakan para fans Klub london utara di beberapa kesempatan. Mereka sudah terlanjur kecewa karena pelatih asal Prancis tak kunjung mampu mempersembahkan prestasi mentereng kepada klub, terutama di ajang Liga primer Inggris sendiri.

Musim ini adalah hasil yang paling mengecewakan, Arsenal tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions yang merupakan kegagalan di babak yang sama dalam 7 tahun terakhir. Mereka juga dipastikan tidak bermain di liga champions Eropa musim depan usai hanya finish pada posisi kelima di klasemen akhir, ini adalah pencapaian terburuk wenger dan tim arahannya selama 21 tahun terakhir.

Situasi tak kondusif inipun semakin menghadirkan tekanan yang besar kepada Wenger, ratusan bahkan ribuan fans Arsenal meminta eks pelatih Nagoya Grampus itu meninggalkan Emirates. Mengenai situasi inilah Sir Alex ferguson selaku pelatih Legendaris United mengungkapkan simpati dan pembelaannya.

“Untuk saat ini, tentunya, dengan tekanan yang dialami Arsene, saya ingin tahu apakah mereka [suporter] tahu apa yang sudah dia [Wenger] lakukan. Hal paling mengesankan darinya adalah ini: dia menghadapi hujan kritik itu selama berbulan-bulan, dan tidak pernah gentar. Dia tahu kritikan itu, namun dia menunjukkan determinasi, keras kepala. Saya pikir ketika Anda melihat dari sisi itu, itu menunjukkan sebuah kualitas, dan saya tidak yakin mereka akan mendapatkan manajer lain seperti itu.”

“Memang mudah untuk berkata ‘Keluarkan saja dia’, tapi yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah, siapa pelatih yang akan kalian datangkan ? Siapa sosok pelatih yang mampu menjaga stabilitas klub selama 20 tahun ke depan. Saya rasa di era sekarang ini, tidak ada pelatih seperti itu dan Saya sendiri turut bersimpati untuknya karena saya rasa dia sudah menunjukkan kualitas yang luar biasa, dan saya pikir dia menangani situasi ini dengan baik. Saya tidak tahu ada manajer lain yang bisa melakukan itu.”

“Apakah proyek jangka panjang telah musnah? Saya harap tidak, karena saya pikir stabilitas yang dihadirkan Arsene Wenger ke Arsenal, Brian Clough di Nottingham Forest dan saya di United… tidak ada bukti bahwa memecat manajer akan mendatangkan kesuksesan.” ujarnya kepada Sky Sports.